Sabtu, 23 Februari 2008

Al Washliyah Dukung Syamsul-Gatot


Lewat Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Al Jamiyatul Wasliyah II Sumut, yang berakhir Sabtu (23/2), pukul 01.00 dinihari di Asrama Haji Pangkalan Mansyur Medan, akhirnya menjatuhkan dukungan kepada Cagubsu/cawagubsu H Syamsul Arifin SE/Ir Gatot Pudjonugroho untuk diusung dan dimenenagkan pada Pilkada April 2008 yang akan datang.
Rakerwil dihadiri 400 peserta itu, mengintruksikan kepada lebih kurang 4 juta umat Al Washliyah di Sumut, harus punya satu persepsi suara mengusung Syamsul-Gatot menjadi pemimpin Sumut.
Sebelumnya Pengurus Besar (PB) Alwashliyah H Aziddin SE M Sc, kepada wartawan di sela-sela Rakerwil menyampaikan, salah satu komitmen pengurus Al Washliyah dalam menetapkan calonnya adalah dengan menggelar sholat Istikharah. Pihaknya, lanjut Aziddin tidak lagi melakukan penetapan berdasarkan visi dan misi, karena dalam pemeparan visi misi semua calon akan tergambar semua yang baik-baik.
"Kita semua melihat, semua calon bermuara kepada kepentingan umat di setiap visi dan misinya," sebut Aziddin.
Apalagi, lanjut Aziddin, dia melihat saat ini ada tiga pasangan calon Islam-Islam yang tentunya nanti akan memecah suara umat saat Pilkada digelar. Ibarat sehelai kain, yang dipaksa harus mampu menutupi tiga bagian.
"Namun jika terpaksa harus di bagi-bagi tentunya tidak cukup untuk menutupi secara keseluruhannya,” ujar Aziddin.
Sehingga, dia berharap suara Al Washliyah sebagai komunitas pemilih, atau sejumlah 4 juta dari 8 juta yang diprediksi akan menggunakan hak suaranya, harus solid memberikannya kepada pasangan Syamsul-Gatot.
Dalam hal usung mengusung calon tersebut, menurut Aziddin pihaknya harus transparan dalam memaparkan strategi Al Washliyah yakni untuk menegakkan ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Insyaniyah. "Apalagi Sumut merupakan basis Alwasliyah yang punya suara lebih dari 4 juta umat," ujarnya.
Dia juga berharap pemimpin bangsa ini nantinya tetap terlahir dari kalangan Organisasi Masyarakat serta memiliki basis umat.
Sementara itu, Cagubsu H Syamsul Arifin yang hadir pada acara tersebut, juga memaparkan visi misinya kelak jika menjadi pemimpin Sumut. Namun sebut Syamsul yang menjadi kelemahannya kelak, dia hanya berkantor selama dua minggu di Medan jika dipercaya rakyat menjadi gubernur Sumut.
"Selebihnya saya akan lebih banyak berkantor ke daerah-daerah, khususnya daerah-daerah terbelakang di Sumut," tegasnya.
Hal itu dilakukan, sebut Syamsul agar mampu mewujudkan visi misinya yang fokus untuk kepentingan umat, seperti bagaimana agar rakyat tidak lapar, tidak sakit, tidak bodoh dengan membangun pendidikan yang bertanggungjawab sehingga rakyat punya masa depan.
"Saya hanya tidak mau jadi kader durhaka pada Al Washliyah," ujarnya. (KURNIA)

Tidak ada komentar: